Layanan Kesehatan Gratis Menjangkau Pulau Enggano, Pemprov Bengkulu Perkuat Pelayanan di Wilayah Terpencil

IMG 20261005 WA0163 scaledENGGANO, P2napasnews – Akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat di wilayah kepulauan terus menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Bengkulu. Melalui pelayanan kesehatan gratis terintegrasi, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu hadir langsung di Pulau Enggano, Kabupaten Bengkulu Utara, pada 1–3 Oktober 2026.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang berada di wilayah terpencil, perbatasan, dan kepulauan (DTPK).

Pelayanan kesehatan di Pulau Enggano digelar melalui kolaborasi lintas instansi. Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu menggandeng Biddokkes Polda Bengkulu, Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Balai Kekarantinaan Kesehatan Provinsi Bengkulu, serta jajaran kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara.

IMG 20261005 WA0162 scaled

Sinergi tersebut diarahkan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat sekaligus melihat secara langsung kondisi dan kebutuhan kesehatan di wilayah kepulauan.

Dinkes Bengkulu: Pelayanan Kesehatan Harus Merata

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, M.Pd., MKM, menegaskan bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah terpencil dan kepulauan memiliki hak yang sama untuk memperoleh pelayanan kesehatan.

«“Pelayanan kesehatan tidak boleh berhenti di wilayah perkotaan. Masyarakat di daerah terpencil, perbatasan, dan kepulauan memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” ujar Yasman.»

Menurutnya, pelayanan langsung ke wilayah kepulauan penting dilakukan agar pemerintah dapat melihat kondisi masyarakat sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang mungkin tidak sepenuhnya terlihat dari pusat pemerintahan.

IMG 20261005 WA0164 scaled

Kegiatan di Pulau Enggano tidak hanya berupa pemeriksaan kesehatan. Kehadiran pemerintah juga diisi dengan penyaluran bantuan paket sembako dari Baznas Provinsi Bengkulu kepada masyarakat.

Bantuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial yang menyertai pelayanan kesehatan di Pulau Enggano.

Libatkan Lintas Instansi

Keterlibatan sejumlah instansi dalam kegiatan tersebut menunjukkan pendekatan kolaboratif dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Biddokkes Polda Bengkulu berperan dalam dukungan bidang kesehatan, sementara Poltekkes Kemenkes Bengkulu serta Balai Kekarantinaan Kesehatan Provinsi Bengkulu turut terlibat dalam rangkaian kegiatan.

Jajaran kesehatan Kabupaten Bengkulu Utara juga dilibatkan karena memiliki peran penting dalam keberlanjutan pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah administratif tersebut.

Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat membuat pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu menjadi bagian dari upaya pemetaan kebutuhan kesehatan masyarakat.

Persoalan Kesehatan Enggano Dipetakan Melalui FGD

Selain pelayanan kesehatan, Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama pemerintah setempat dan para pemangku kepentingan di Pulau Enggano.

FGD tersebut dipimpin oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu, Yasman, dengan fokus pada pemetaan persoalan dan kebutuhan kesehatan masyarakat di lapangan.

Pemetaan tersebut dinilai penting sebagai bahan penyusunan kebijakan agar program kesehatan yang dirancang pemerintah dapat menyesuaikan dengan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat Pulau Enggano.

Dengan kondisi kepulauan yang memiliki tantangan akses tersendiri, kesinambungan pelayanan, ketersediaan tenaga kesehatan, fasilitas, serta sistem rujukan menjadi aspek yang perlu terus diperhatikan.

Pemerintah Dorong Pelayanan yang Berkelanjutan

Kehadiran layanan kesehatan gratis di Pulau Enggano menjadi salah satu bentuk upaya pemerintah mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat di wilayah yang memiliki tantangan geografis.

Namun, pemerataan pelayanan kesehatan tidak hanya membutuhkan kegiatan pelayanan langsung. Keberlanjutan program, pemetaan kebutuhan, penguatan fasilitas kesehatan, serta koordinasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan akses masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Bengkulu menyatakan komitmennya untuk memperkuat pelayanan kesehatan agar semakin dekat, responsif, dan merata bagi masyarakat.

Bagi masyarakat Pulau Enggano, kehadiran layanan kesehatan langsung di wilayah mereka juga menjadi momentum untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan kesehatan yang dihadapi kepada pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

Ke depan, hasil pelayanan dan FGD diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pertimbangan dalam penyusunan program kesehatan yang lebih sesuai dengan kondisi masyarakat kepulauan.

P2NAPAS.NEWS akan terus mengikuti perkembangan pelayanan publik dan kesehatan di Bengkulu, termasuk upaya pemerintah dalam memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan memperoleh akses pelayanan yang memadai.

Tim Redaksi P2NAPAS.NEWS