Run for Good Journalism 2026, Pesan Wamen Komdigi soal Tanggung Jawab Pers

IMG 20261019 WA0097

JAKARTA, P2NAPAS.news — Ketika informasi menyebar dalam hitungan detik, kebenaran tidak boleh kalah oleh kecepatan. Di tengah derasnya arus informasi digital, misinformasi, dan disinformasi, pers dituntut tetap menjadi rujukan masyarakat melalui pemberitaan yang jernih, akurat, utuh, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pesan tersebut ditegaskan Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo seusai menghadiri kegiatan Run for Good Journalism 2026 di Jakarta Selatan, Minggu (18/10/2026). Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-14 Forum Pemimpin Redaksi Indonesia (Forum Pemred).

Angga mengingatkan bahwa di tengah derasnya informasi yang beredar di ruang digital, masyarakat membutuhkan pemberitaan yang sesuai dengan fakta. Pers memiliki tanggung jawab penting untuk membantu publik memperoleh informasi yang jelas dan memahami suatu peristiwa secara utuh.

“Di tengah banyaknya arus informasi, disinformasi, serta misinformasi yang berkembang di masyarakat, teman-teman Forum Pemred mengingatkan kembali pentingnya pers yang jernih, utuh, dan yang memberitakan sesuai dengan fakta yang ada,” ujar Angga.

 

Pers Bertanggung Jawab Menyajikan Informasi yang Akurat

Menurut Angga, pers tidak sekadar menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sebagai pelayan publik. Karena itu, kejelasan informasi dan kesesuaian pemberitaan dengan fakta menjadi aspek penting dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Ia menegaskan, masyarakat membutuhkan informasi yang benar dan dapat dipercaya, terutama ketika berbagai informasi beredar dengan cepat melalui platform digital dan media sosial.

“Pers juga untuk publik dan publik butuh pemberitaan yang sesuai dengan isinya. Di tengah banyaknya informasi yang beredar, peran dari pers Indonesia dibutuhkan agar publik mendapatkan informasi yang jelas dan terang,” imbuhnya.

Pernyataan tersebut menyoroti pentingnya peran media dalam menjaga kualitas informasi di tengah perkembangan teknologi komunikasi. Kecepatan publikasi perlu diimbangi dengan proses pemeriksaan fakta, verifikasi sumber, serta konfirmasi terhadap pihak-pihak terkait.

Dalam praktik jurnalistik, akurasi bukan hanya menyangkut ketepatan nama, waktu, tempat, dan peristiwa, melainkan juga konteks informasi agar masyarakat tidak memperoleh pemahaman yang keliru.

Forum Pemred Dorong Jurnalisme Berkualitas

Kegiatan Run for Good Journalism 2026 menjadi bagian dari upaya Forum Pemred untuk mengampanyekan jurnalisme berkualitas melalui tema “Pers untuk Publik”.

Forum Pemred merupakan wadah bagi para pemimpin redaksi media di Indonesia. Melalui kegiatan tersebut, semangat jurnalisme berkualitas kembali disuarakan di tengah tantangan industri media dan perubahan pola masyarakat dalam mengakses informasi.

Acara yang berlangsung di lingkungan Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya, Jakarta Selatan, itu diisi dengan perlombaan lari sejauh lima kilometer yang diikuti insan pers dan peserta lainnya.

Turut hadir Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid serta Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat.

Selain menjadi kegiatan olahraga, acara ini membawa pesan mengenai pentingnya menjaga kualitas jurnalistik dan memperkuat hubungan antara pers dengan masyarakat.

Kepercayaan Publik Harus Dijaga melalui Profesionalisme

Angga berharap para insan pers terus menjalankan tugas jurnalistik secara bertanggung jawab dan menjaga semangat dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Selamat kepada Forum Pemred dan teman-teman pers semua. Semoga dapat selalu menjalankan tugas-tugasnya dengan penuh tanggung jawab dan semangat,” tandasnya.

Di tengah perkembangan teknologi digital, tantangan media tidak hanya terletak pada kecepatan menyampaikan berita, tetapi juga pada kemampuan menjaga akurasi, independensi, keberimbangan, dan kepercayaan publik.

Informasi yang belum terverifikasi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman. Oleh sebab itu, proses jurnalistik yang mengedepankan verifikasi dan konfirmasi tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan berita yang bertanggung jawab.

Bagi media online, menjaga kualitas pemberitaan juga berarti memberikan ruang bagi pihak-pihak terkait untuk menyampaikan penjelasan, mengoreksi kekeliruan, dan menggunakan hak jawab sesuai ketentuan yang berlaku.

Pesan yang disampaikan dalam Run for Good Journalism 2026 menjadi pengingat bahwa pers pada dasarnya bekerja untuk kepentingan publik. Di tengah banjir informasi, masyarakat membutuhkan media yang tidak hanya cepat memberitakan, tetapi juga cermat memeriksa fakta dan bertanggung jawab atas informasi yang disampaikan.

Sumber: Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi),

(Redaksi)

IMG 20261004 WA00511 10

P2NAPAS.news — Media Nusantara, Pengawal Aspirasi dan Suara Masyarakat.

Tag: #P2NAPASNews #RunForGoodJournalism2026 #ForumPemred #Komdigi #PersIndonesia #Jurnalisme #BeritaNasional