Bupati Citra Bantah Hura-Hura Hari Jadi Pangandaran: “Tidak Mungkin Habiskan Uang untuk Seremonial”

IMG 20261007 WA0123PANGANDARAN p2napas.news, — Bupati Pangandaran Citra Pitriyani membantah anggapan bahwa peringatan Hari Jadi atau Milangkala ke-14 Kabupaten Pangandaran digelar secara berlebihan hingga menghabiskan anggaran daerah. Bantahan itu disampaikan menyusul isu yang menyebut anggaran kegiatan mencapai Rp2 miliar, di tengah kondisi APBD Pangandaran yang masih mengalami defisit.

Citra menegaskan, pemerintah daerah tidak memiliki alasan untuk menghamburkan uang hanya demi kegiatan seremonial. Menurutnya, kondisi keuangan daerah saat ini justru menuntut adanya efisiensi dan penentuan skala prioritas dalam penggunaan anggaran.

“Kita sekarang kondisinya juga lagi defisit. Sekalipun ada uang, tidak mungkin juga saya menghabis-habiskan uang buat seremonial. Lebih baik dipakai bayar utang oleh saya, betul tidak? Dibanding hura-hura, tidak mungkin,” jelas Citra kepada awak media, Senin (5/10/2026).

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi bantahan terhadap isu yang mengaitkan peringatan Milangkala ke-14 dengan anggaran hingga Rp2 miliar.

Bupati Tegaskan Bukan untuk Hura-Hura

Citra menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah dalam melaksanakan berbagai kegiatan, termasuk peringatan hari jadi Kabupaten Pangandaran.

Menurutnya, ketika APBD masih berada dalam kondisi defisit, penggunaan anggaran harus dilakukan secara hati-hati. Kebutuhan yang bersifat wajib dan kewajiban pemerintah daerah menjadi bagian yang harus diprioritaskan.

Karena itu, Citra menolak anggapan bahwa kegiatan hari jadi daerah harus identik dengan pengeluaran besar untuk acara seremonial.

“Sekalipun ada uang, tidak mungkin juga saya menghabis-habiskan uang buat seremonial,” tegasnya.

Isu Anggaran Rp2 Miliar

Isu mengenai anggaran Milangkala ke-14 yang disebut mencapai Rp2 miliar menjadi perhatian publik karena muncul bersamaan dengan pembahasan mengenai kondisi keuangan Kabupaten Pangandaran.

Namun, berdasarkan keterangan Bupati Citra Pitriyani, pemerintah daerah tidak mengalokasikan uang dengan tujuan menggelar perayaan secara “hura-hura”.

Angka Rp2 miliar yang beredar perlu dibedakan dengan nilai anggaran resmi yang tercantum dalam dokumen pemerintah daerah. Untuk memastikan besaran sebenarnya, diperlukan penelusuran terhadap dokumen anggaran serta rincian kegiatan yang berkaitan dengan Milangkala ke-14.

Hal tersebut penting agar masyarakat memperoleh informasi berdasarkan data resmi dan tidak hanya berdasarkan angka yang beredar di ruang publik.

Lebih Baik untuk Membayar Kewajiban Daerah

Dalam keterangannya, Citra bahkan menyebut penggunaan anggaran untuk membayar utang daerah lebih baik dibandingkan menghabiskan uang untuk kegiatan seremonial.

Pernyataan itu disampaikan dalam konteks kondisi APBD Pangandaran yang masih mengalami defisit.

Dengan demikian, pemerintah daerah menempatkan efisiensi dan kewajiban daerah sebagai pertimbangan dalam penggunaan anggaran.

Meski demikian, transparansi mengenai seluruh biaya kegiatan Milangkala ke-14 tetap penting. Rincian mengenai sumber dana, nilai anggaran, serta komponen belanja kegiatan dapat menjadi dasar bagi masyarakat untuk mengetahui penggunaan keuangan daerah secara utuh.

Klarifikasi Pemkab Pangandaran

Bantahan Bupati Citra Pitriyani menjadi klarifikasi atas isu yang menyebut Hari Jadi Kabupaten Pangandaran dirayakan dengan menghabiskan anggaran hingga Rp2 miliar.

Pemberitaan mengenai angka tersebut tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan adanya pemborosan anggaran. Angka Rp2 miliar merupakan bagian dari informasi yang beredar dan perlu dikonfirmasi melalui dokumen resmi pemerintah daerah.

(Tim Redaksi)

Tag : #Pangandaran #PangandaranHits #BeritaPangandaran #KabarPangandaran #InfoPangandaran #MilangkalaPangandaran #HariJadiPangandaran #APBDPangandaran #CitraPitriyani#p2napas.news.

IMG 20261003 WA0004

P2NAPAS.news — Media Nusantara, Pengawal Aspirasi dan Suara Masyarakat.