Porprov Sumbar 2026 Terancam Diundur, Pemko Solok Ajukan Penundaan Pembukaan

IMG 20260928 WA0047SOLOK, p2napas.news— Pembukaan Porprov Sumatera Barat 2026 pada 1 Oktober menghadapi usulan penundaan. Pemko Solok meminta jadwal ditinjau ulang menyusul bencana galodo di Kabupaten Solok yang berdampak pada masyarakat dan membuat wilayah terdampak masih dalam masa tanggap darurat. Hingga kini, belum ada keputusan resmi penundaan Porprov.

Permintaan tersebut disampaikan melalui surat bernomor B/000/48/DISPORA-2026 tertanggal 26 September 2026, yang ditandatangani Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra dan ditujukan kepada Gubernur Sumatera Barat.

Sesuai jadwal awal, Porprov Sumbar 2026 dijadwalkan berlangsung pada 1–14 Oktober 2026 di Kota Solok, bersamaan dengan rangkaian Kharisma Event Nusantara (KEN) Rang Solok Baralek Gadang (RSBG).

IMG 20260928 WA0048

Galodo Jadi Pertimbangan Utama

Pemko Solok menyampaikan bahwa bencana galodo atau banjir bandang yang melanda Kabupaten Solok pada 21 September 2026 menjadi pertimbangan utama dalam pengajuan penundaan.

Dampak bencana disebut turut memengaruhi aktivitas masyarakat dan sebagian pelayanan pemerintahan. Wilayah terdampak juga masih menjalani masa tanggap darurat selama dua pekan.

Kondisi tersebut menjadi dasar Pemko Solok meminta agar pelaksanaan agenda besar olahraga dan budaya itu mempertimbangkan situasi masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.

Persiapan Porprov Sudah Tahap Akhir

Di sisi lain, persiapan penyelenggaraan Porprov dan RSBG di Kota Solok disebut telah memasuki tahap akhir.

Kesiapan tersebut mencakup sarana atlet, pengisi acara, pelibatan UMKM hingga kemitraan sponsor. Artinya, permohonan penundaan diajukan ketika berbagai persiapan penyelenggaraan telah berjalan.

Aspirasi Masyarakat dan 14 Nagari

Pemko Solok menyebut permohonan tersebut juga merupakan aspirasi masyarakat dan perwakilan 14 nagari yang terlibat dalam kegiatan.

Dalam surat itu disebutkan, pihak nagari menyatakan keberatan apabila agenda besar tetap dilaksanakan di tengah suasana duka akibat bencana.

Pihak nagari bahkan menyatakan akan mengundurkan diri dari kepanitiaan maupun keterlibatan sebagai pengisi acara apabila kegiatan tetap dilaksanakan sesuai jadwal semula.

Usulan Jadwal Akhir Oktober atau Awal November

Sebagai alternatif, Pemko Solok mengusulkan agar seremoni pembukaan Porprov dan perhelatan RSBG dijadwalkan ulang pada minggu keempat Oktober atau minggu pertama November 2026.

Pemko Solok menyatakan tetap berkomitmen menjadi tuan rumah dan siap melanjutkan persiapan apabila jadwal tersebut disetujui.

Namun, apabila Gubernur Sumatera Barat bersama KONI Sumbar memutuskan pembukaan tetap berlangsung pada 1 Oktober 2026, Pemko Solok mengusulkan agar seremoni pembukaan dipindahkan ke daerah lain.

Pemko juga menyatakan properti dan panggung yang telah disiapkan di Kota Solok dapat dimanfaatkan oleh panitia penyelenggara.

Surat Ditujukan kepada Gubernur Sumbar

Surat permohonan dengan nomor B/000/48/DISPORA-2026 secara resmi ditujukan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk mendapat pertimbangan dan keputusan mengenai usulan penyesuaian jadwal tersebut.

Surat tersebut juga telah diteruskan kepada DPRD Kota Solok, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Barat, KONI Provinsi Sumatera Barat, serta KONI Kota Solok sebagai pihak terkait.

Belum Ada Keputusan Penundaan

Hingga berita ini ditulis, belum terdapat keputusan resmi mengenai penundaan Porprov Sumatera Barat 2026.

Jadwal awal 1–14 Oktober 2026 masih menjadi jadwal penyelenggaraan, sementara permohonan Pemko Solok masih berstatus usulan.

Keputusan mengenai perubahan jadwal maupun lokasi pembukaan selanjutnya berada pada Gubernur Sumatera Barat bersama KONI Sumbar dan pihak terkait.

Dengan demikian, perkembangan mengenai usulan penundaan tersebut masih menunggu keputusan resmi dari pihak yang berwenang.

(P2NAPAS.news )— Media Nusantara, Pengawal Aspirasi dan Suara Masyarakat